Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Bonus Rp 1 M untuk Persib Disoroti, Dedi Mulyadi Bocorkan Pembeli Sapinya?

Dedi Mulyadi mengungkapkan nama pemilik sapi yang dia beli, dengan uang yang digunakan sebagai hadiah bagi Persib mendapat perhatian publik. Hal ini terjadi karena Gubernur Jawa Barat memberikan bonus dalam jumlah besar.

Yaitu mencapai angka satu miliar rupiah. Langsung menimbulkan banyak pertanyaan besar. Baik dari pihak pendukung maupun penentangnya.

Sebelumnya, Dedi menjelaskan bahwa dana bonus yang ia berikan kepada Persib berasal bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar. Melainkan dari uang sendiri.

Di mana dia menyatakan bahwa uang tersebut hukumnya halal dan berasal dari penjualan ternak sapi.

Ya, ini telah kami sampaikan, dihadiri oleh ketua DPRD. Bonus bagi pemain Persib sebesar satu miliar.

Uang yang diperoleh secara halal, berasal dari penjualan ternak sapi, bukan dari APBD Provinsi Jawa Barat," kata Dedi Mulyadi dilansir oleh Ants dari akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71.

Dan mendengar berita tentang uang sebesar Rp 1 miliar yang disebut telah dia berikan kepada Persib, Dedi Mulyadi mengungkap identitas pembeli sapi miliknya. Bahkan ia menyampaikan hal tersebut melalui sebuah video yang diunggahnya di akun Instagram pribadinya.

Awalnya, Dedi menyebutkan bahwa dana sebesar Rp 1 miliar tersebut dia ambil dari tabungannya sendiri. Di antaranya berasal dari hasil penjualan ternak sapi.

"Uang sebesar satu miliar yang diberikan kepada Persib berasal dari rekening tabunganku. Rekening tersebut terisi, salah satunya dari hasil penjualan sapi," kata Dedi Mulyadi dilansir oleh Ants dari akun Instagram @dedimulyadi71, pada hari Rabu (10/6/2026).

Gubernur Jawa Barat juga menyebutkan mengenai jumlah sapi yang dibeli oleh para pembeli darinya, yang tidak semuanya dapat ia sebutkan nama-namanya.

Beberapa orang membeli satu, beberapa lainnya membeli dua, ada juga yang mengambil tiga, dan bahkan ada yang memesan empat ekor. Jika semua disebutkan, akan terlalu panjang karena jumlah pelanggannya cukup banyak," tambah Dedi Mulyadi.

Meskipun begitu, Dedi Mulyadi mengklaim bahwa tindakannya telah merekam semua transaksi penjualan sapi tersebut secara lengkap, serta menyimpan berbagai dokumen pendukung yang siap digunakan bila dibutuhkan sebagai jawaban atas ketidakpercayaan masyarakat.

"Kelak jika nantinya dibutuhkan, datanya telah saya persiapkan. Dokumen pengiriman sapi tersedia, foto proses pengirimannya pun ada, begitu pula dengan fotonya yang menerima," tegas Dedi Mulyadi.

Akhirnya, lelaki yang dikenal dengan panggilan KDM tersebut menyatakan tidak keberatan jika dikritik atau diajukan pertanyaan seperti itu.

Saya berterimakasih kepada semua orang yang memberikan kritik dan menegaskan saya. Saya gembira bila ada banyak orang yang memperingatkan, mengkritik, serta mencari kelemahan.

"Dengan demikian, saya akan tetap waspada dan hati-hati dalam menjalani tiap langkah yang diambil," ujar Dedi Mulyadi. (*)

Posting Komentar

0 Komentar