Tim bulu tangkis ganda putra Indonesia menghadapi pertandingan perempat final Kejuaraan Junior Asia 2026 melawan Thailand dalam kondisi yang berat.
Pertandingan yang menghibur akan digelar pada hari Senin (29 Juni 2026), di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang.
Sebagai tambahan data, pertandingan beregu menggunakan metode relay.
Setiap pemain akan giliran bermain hingga mencapai skor yang merupakan kelipatan dari 11.
Pertandingan dianggap sebagai satu set ketika salah satu tim mencapai skor 55 lebih dulu.
Tim Thailand yang dihiasi oleh juara Kejuaraan Dunia Junior 2025, Anyapat Phichitpreechasak segera mempercepat langkah mereka.
Kemenangan yang yakin diraih oleh tim Thailand dalam permainan pertama.
Satuan permainan Putra, Punnatat Prempunpong berhasil mengalahkan Radithya Bayu Wardana, yang membuat Indonesia kalah dengan skor 48-55.
Berlanjut ke permainan kedua, Thailand kembali menunjukkan penampilan yang mengesankan.
Pemain ganda putra Indonesia, Faizal Pangestu/Anju Siahaan gagal menghadapi kekuatan lawannya.
Keputusan Faizal/Anju menyebabkan tim Merah-Putih sementara ketinggalan dengan skor 4-11.
Di laga ketujuh, Thailand mengirimkan pemain tunggal putrinya yang terkenal, Anyapat.
Di sisi lain, Indonesia mempercayakan Jolin Angelia.
Jolin memperlihatkan perjuangan yang layak dipuji.
Walaupun masih kalah, sedikitnya selisih poin lawan berhasil dikurangi hingga menjadi 19-22.
Pasangan ganda campuran, Raihan Daffa Edsel Pramono dan Atresia Naufa Candani berperan krusial sebagai pemain nomor delapan.
Sayangnya, angka yang telah dikurangi oleh Jolin tetap sulit untuk disusul oleh Raihan/Atresia.
Kedua pihak diwajibkan mengakui kemenangan pasangan Thailand dengan skor 30-33.
Pertandingan kesembilan dan sepuluh masih netral terhadap tim Merah-Putih.
Pasangan ganda putri, Halifa Usni Pratiwi dan Aurelia Syakira Putri masih kesulitan untuk menyusul posisi Indonesia dalam pertandingan menghadapi pasangan Patharin A dengan Sarisa Janpeng.
Di pihak lain, Radithya yang dianggap sebagai harapan terakhir pun tertipu oleh Prempunpong, -55.
Laga tersebut pada akhirnya berakhir dengan kemenangan Thailand dengan hasil 2-0.
Penghargaan Kejuaraan Asia Junior Tahun 2026:
Indonesia (0) vs (2) Thailand
MD1: Faisal Pangestu/Anju Siahaan menghadapi K Karnnithiwat/K Lhothong dengan skor akhir 4-11.
WS1: Mayla Pratiwi melawan Y Ketleng, skor akhir 18-21.
XD1: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani menghadapi K Karnnithiwat/Sunisa Lekjura dengan skor 29-33.
WD1: Halifa Usni Pratiwi / Aurelia S. Putri melawan Pattharin A / Sarisa Jengpeng, 37-44.
MS1: Radithya Bayu Wardana menghadapi P Prempunpong dengan skor 48-55.
MD2: Faisal Pangestu/Anju Siahaan menghadapi K Karnnithiwat/K Lhothong dengan skor 4-11.
WS2: Jolin Angelia melawan Anyapat P, 19-22.
XD2: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani menghadapi K Karnnithiwan/Sunisa Lekjura, skor 30-33
WD2: Halifa Usni Pratiwi/Australia S. Putri melawan Pattharin A/Sarisa Jeng, 39-44.
MS2: Raditya Bayu Wardana melawan P Prempunpong, skor 49-55.
0 Komentar