Videonya Betrand Peto yang menyatakan penyesalan atas kepergiannya secara tiba-tiba dari Ruben Onsu menjadi topik pembicaraan masyarakat. Ternyata, sekarang Onyo, nama panggilan Betrand, memutuskan untuk tinggal bersama ayah angkatnya tersebut.
Ya, dulu Betrand Peto tinggal bersama Sarwendah serta dua saudara tirinya setelah orang tua angkatnya berpisah. Tapi kini Betrand mengungkapkan alasannya di balik hal tersebut.
Ternyata setelah ditelusuri, Betrand Peto menyatakan menyesali keputusan untuk pergi dari Ruben Onsu.
"Saya merasa bersalah di satu sisi, karena pernah meninggalkan ayah saya," kata Betrand Peto dilansir dari acara Brownis Trans TV Official, Jumat (12/6/2026).
"Lantaran makin banyak orang yang menurutku sudah tidak sehat," tambah Onyo.
Karena kejadian tersebut, Betrand Peto tetap memutuskan untuk tinggal bersama Ruben Onsu tanpa ada tekanan. Pernyataan ini juga disampaikan secara langsung oleh Betrand.
"Saya lebih baik datang menemani ayah. Saya (datang) atas keinginan saya sendiri," kata Betrand Peto.
Ya, proses itu berlangsung secara alami, dimulai dengan kehadiran mendadak setelah latihan sepak bola, lalu bermalam, hingga akhirnya memutuskan untuk tinggal tetap di rumah Ruben.
"Tanpa disengaja tiba-tiba muncul, menginap di rumah ayah, satu hari lalu terus-menerus," ujar Betrand Peto.
Di lain pihak, mengenai persengketaan antara Ruben Onsu dengan Sarwendah, Betrand Peto mengatakan bahwa dirinya melindungi ayah kandungnya. Hal ini karena ia secara langsung menyaksikan masalah yang dialami oleh kedua orang tuanya tersebut.
Aku juga memahami masalahnya bagaimana. Bahkan saat terjadi perdebatan antara bapak dan ibu, aku melihat langsung apa sebenarnya masalahnya.
Sejak kemarin aku diam, seperti ayahku juga. Tadi pagi ketika masalah ayah disampaikan dengan cara demikian, maka akhirnya aku memutuskan untuk bersuara. Sesungguhnya, kenyataannya adalah bahwa saya berada di tempat itu," kata Onyo.
Pada akhirnya, walaupun Betrand Peto menyatakan penyesalan, dia juga menjelaskan bahwa apa yang dipertahankan oleh ayahnya adalah semangat kerinduan seorang ayah yang hanya ingin berjumpa kembali dengan dua saudara kandungnya yang diasuh oleh Sarwendah.
"Bahkan kalian harus memperhatikan bahwa orang yang sedang berjuang, yang saat ini saya keluhkan hanyalah ingin bertemu saudara-saudaranya," kata Betrand. Peto.
Aku percaya semuanya akan berakhir dengan baik bagi kami, amin.
Jika memang saudara-saudara rindu kepada ayah, nanti mereka sendiri yang mencari ayah. Seperti diriku. Aku yang merindukan ayah, maka aku yang akan mencari ayah," tegas Betrand Peto. (*)
0 Komentar