Jakarta, IDN Times - Kenaikan harga logam mulia menjadi salah satu kejadian yang mendapat perhatian pada akhir tahun 2025 ini. Harga emas global di pasar tunai terus meningkat.
Berdasarkan data yang diungkap oleh analis logam mulia, Ibrahim Assuaibi, nilai emas global pernah menembus angka 4.512 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ounce (toz).
Kemudian, berdasarkan data dari GoldPrice Harga emas global mencapai 4.492,81 dolar Amerika Serikat per toz, meningkat sebesar 14,85 poin atau 0,33 persen.
Berdasarkan pendapat Ibrahim, naiknya harga emas global akan terus berlangsung hingga tahun 2026.
1. Diperkirakan meningkat sebesar 21 persen
Ibrahim mengatakan, harga emas global dapat mencapai tingkat tertinggi 5.500 dolar Amerika Serikat per toz pada tahun mendatang. Apabila dihitung, angka tersebut berarti peningkatan sebesar 21,9 persen jika dibandingkan dengan harga tertinggi saat ini.
"Jika ada kesalahan, kemungkinan besar hanya sebesar 4.150 dolar AS per ounce. Maka pada tahun 2026, jika rata-rata harga emas global dihitung, akan mencapai 4.825 dolar AS per ounce," kata Ibrahim dalam pernyataannya.
Ia juga mengantisipasi kurs mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat dapat mencapai kisaran antara Rp16.400 hingga 17.500 per dolar AS, hal ini berdampak pada tingkat harga emas dalam negeri.
"Mengapa harganya naik menjadi Rp17.500? Karena situasi perekonomian dunia yang sedang buruk, yang memengaruhi apa? Yaitu melemahnya nilai tukar rupiah," kata Ibrahim.
2. Masalah pembelian emas dalam jumlah besar oleh bank pusat diperkirakan menjadi penyebab kenaikan harga yang signifikan
Selanjutnya, kenaikan harga emas pada tahun 2026, menurut pendapatnya, dipengaruhi oleh wacana pengadaan aset logam mulia dalam jumlah besar oleh bank-bank pusat global.
Selanjutnya, sejumlah masalah yang dianggapnya akan memberikan dampak ialah persaingan perdagangan yang terus berlangsung, situasi politik global yang masih memanas, dan kebijakan bank sentral internasional yang diperkirakan lebih keras pada tahun mendatang.
"Kami memahami bahwa pasokan dan permintaan mungkin pada tahun 2026 nanti, lembaga keuangan utama dunia akan kembali melaksanakan pembelian terhadap emas langka," ujar Ibrahim.
3. Prediksi harga emas sebelumnya mencapai Rp3 juta per gram
Ibrahim mengatakan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi akan turun tahun mendatang. Jika kurs rupiah berada pada posisi Rp17.500, maka Ibrahim memperkirakan harga emas Antam dapat mencapai Rp3,8 juta per gram pada tahun depan.
"Selanjutnya mengenai emas pada tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp3,8 juta. Sementara untuk nilai tukar rupiah diprediksi cenderung mendekati angka Rp17.500," kata Ibrahim.
Setelah Mencatat Rekor, Harga Emas Hari Ini Berkurang Sebesar Rp14 Juta Harga Emas Perhiasan di Palembang pada Tahun 2025 Natar: Sekitar Rp14,2 Juta Harga emas diperkirakan mencapai Rp2,7 juta per gram pada akhir tahun 2025
0 Komentar