Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Mengapa Biak Penuh Amunisi Perang Dunia?

JAYAPURA – Ledakan hebat terjadi di Kampung Yenures, Kecamatan Biak Kota, Provinsi Papua, yang mengakibatkan lima korban jiwa pada hari Minggu (31/5). Diduga ledakan tersebut berasal dari bom bekas perang Dunia II. Mengapa hingga kini wilayah Biak masih sering ditemukan bom-bom usang hasil peninggalan Perang Dunia II? Berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh Cenderawasih Pos dari beberapa sumber, jumlah besar bom, meriam, serta sisa senjata yang ditemukan hingga saat ini adalah barang-barang militer yang tidak meledak selama pertempuran antara Jepang melawan Sekutu, termasuk pasukan pimpinan Amerika Serikat.

Tidak hanya sisa-sisa logistik yang terpendam di dalam tanah atau goa, tetapi juga berbagai jenis senjata sering kali ditemui di wilayah perairan Biak Numfor. Keadaan ini mengindikasikan bahwa Biak memiliki posisi penting sebagai basis militer utama serta pusat pertahanan pasukan Jepang selama Perang Dunia II, yang akhirnya hancur total oleh pasukan sekutu yang dipimpin AS pada tahun 1944.

Markas Pertahanan Jepang Di awal masa penjajahannya pada tahun 1942, Jepang mengirimkan ratusan ribu tentaranya ke Biak. Karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Laut Pasifik, Biak dikembangkan menjadi pos pertahanan utama, pusat penyimpanan barang, serta basis udara bagi daerah Pasifik. Perang Biak (Biak Battle) Pulau Biak menjadi tempat persaingan keras (terkenal sebagai Biak Battle) antara prajurit Jepang melawan Angkatan Bersenjata Sekutu (Amerika Serikat dan Australia) yang bertujuan memperoleh kembali wilayah ini.

Posting Komentar

0 Komentar