Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Tidak Hanya Tempat Olahraga, CFD Jakarta Jadi Tujuan Utama

Ants.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Daerah Istimewa Jakarta meluaskan pelaksanaan hari tanpa kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) ke wilayah Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Keputusan ini memberikan masyarakat alternatif baru dalam beraktivitas olahraga, bersilahturami, serta merasakan suasana perkotaan yang lain dibandingkan area Sudirman-Thamrin.

Pertandingan CFD di Jalan Rasuna Said akan kembali diselenggarakan hari Minggu (7/6/2026), setelah pelaksanaan uji coba pertama yang berlangsung tanggal 10 Mei 2026, tepat pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta. Acara ini direncanakan digelar tiap minggu pagi dari pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, dengan penyesuaian jika ada acara khusus di Ibukota.

Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Pramono Anung menyebut bahwa Rasuna Said mempunyai kemampuan untuk menjadi titik sentral kegiatan masyarakat saat liburan akhir pekan. Selain terletak dalam area penting, jalur menuju tempat tersebut juga dilengkapi fasilitas angkutan umum seperti Transjakarta serta LRT.

"Saya mengamati potensi yang terdapat di Kuningan ini. Berdasarkan pemandangan, suasana udara, serta kemudahan aksesnya, saya percaya tempat ini akan menjadi ikon baru dalam acara car free day di Jakarta," katanya.

Berdasarkan pendapat Pramono, CFD saat ini bukan lagi sekadar area untuk berolahraga. Aktivitas tersebut telah berevolusi menjadi ruang interaksi sosial, di mana masyarakat bisa bersua, berkomunikasi, serta merasakan nuansa kota yang bebas dari kendaraan bermotor.

"Tempat ini diharapkan menjadi alternatif bagi warga dalam beraktivitas olahraga, menjalin silaturahim, serta merasakan pengalaman menggunakan ruang umum yang lebih menyenangkan," katanya.

Jadi Destinasi Akhir Pekan

Pramono menganggap bahwa acara CFD di Jakarta semakin memancing perhatian para turis. Dia menyampaikan bahwa penduduk asing dari negara-negara tetangga sering kali hadir untuk merasakan atmosfer CFD sebelum pulang ke negerinya masing-masing.

"Banyak pendatang dari luar, khususnya dari Singapura dan Malaysia, yang mengikuti event car free day di Jakarta sebelum pulang ke negeri masing-masing. Oleh karena itu, acara ini telah menjadi salah satu tujuan wisata bagi Jakarta," katanya.

Pemerintah Provinsi DKI juga menganggap bahwa dibukanya CFD Rasuna Said bisa membantu mengurangi kerumunan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin. Menurut penilaian Dinas Perhubungan DKI, jumlah kunjungan warga ke HBKB tingkat provinsi di wilayah Sudirman-Thamrin turun dari 29.256 orang pada tanggal 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026, yaitu turun sekitar 52,97 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan bahwa permintaan masyarakat akan ruang umum semakin bertambah. Oleh karena itu, pemerintah provinsi DKI menyiapkan opsi tempat HBKB yang lebih dekat dengan penduduk di wilayah Timur dan Selatan Jakarta.

"Kami menyadari permintaan masyarakat akan ruang publik semakin bertambah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan pilihan tempat HBKB di wilayah Rasuna Said supaya lebih banyak penduduk bisa merasakan lingkungan perkotaan yang baik, nyaman, serta aman untuk pengguna jalan kaki dan pengendara sepeda," ujar Budi.

Laporan Dinas Perhubungan Provinsi DKI menyebutkan bahwa jumlah pengguna jalan kaki selama bulan Januari hingga Mei 2026 mengalami peningkatan sebesar 9,74% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Angka ini berubah dari 265.952 orang menjadi 291.852 orang.

Penataan Rasuna Said Dikebut

Dalam rangkaian pelaksanaan CFD, Pemerintah Provinsi DKI tetap berupaya menuntaskan pengaturan wilayah Rasuna Said. Pramono mengatakan perkembangan pengerjaan sudah mencapai sekitar 95 persen dan diharapkan selesai sebelum peringatan hari ulang tahun ke-499 Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2026.

"Saya masih mempertahankan target yang telah saya sampaikan sebelumnya, yaitu untuk area Rasuna Said atau Kuningan semoga bisa diresmikan pada tanggal 22 Juni mendatang, bertepatan dengan hari jadi Jakarta. Saat ini prosesnya kemungkinan hampir mencapai 95 persen dan sedang dalam tahap akhir," ujar Pramono.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah menyediakan aturan lalu lintas guna memfasilitasi penyelenggaraan CFD di Jalan Rasuna Said. Minimal ada 10 jalur alternatif yang disiapkan sebagai pengalih arus lalu lintas beserta empat titik tempat penyeberangan kendaraan. off street dengan jumlah tempat parkir kendaraan bermotor sebanyak 1.914 unit serta tempat parkir sepeda motor sejumlah 1.910 unit.

Pengaturan dilaksanakan bersama pihak yang bertanggung jawab atas tempat ibadah, hotel, pusat pertemuan, perwakilan diplomatik, serta stakeholder lainnya di dekat Jalan Rasuna Said. Tujuannya adalah memastikan kehidupan masyarakat terus berlangsung tanpa mengganggu operasional wilayah tersebut.

"Segala hal terkait penyelenggaraan HBKB Rasuna Said sudah kami persiapkan dengan baik sehingga masyarakat bisa mengikuti acara ini dengan aman, nyaman, dan menyenangkan," ujar Budi.

Walaupun memiliki jadwal yang teratur, penyelenggaraan CFD bisa disesuaikan sesuai dengan rencana kota. Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menghentikan sementara HBKB di Jalan Sudirman–Thamrin serta Rasuna Said pada hari Minggu (14/6/2026) lantaran ada acara international.

Untuk para warga, kehadiran CFD Rasuna Said memberikan alternatif tempat berolahraga di akhir pekan yang lebih mudah diakses. Imas, seorang warga dari Manggarai, menyatakan kegembiraannya karena kini tidak harus terus-menerus pergi ke area Sudirman-Thamrin hanya untuk berlari bersama putranya.

"Dulunya sering mengikuti tetapi di Sudirman. Jika di sini lebih dekat dengan rumah," ujar Imas.

Penduduk lainnya, Ayu, mengatakan bahwa CFD Rasuna Said juga memberi kemudahan bagi penduduk Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. "Saya tinggal di Kuningan, sehingga memang lebih dekat ke tempat ini. Saya senang adanya lokasi baru, jadi pilihan tidak hanya menuju Sudirman," katanya.

Posting Komentar

0 Komentar